Bluestore clothing menyediakan jasa pembelian kaos dan jaket distro bisa bikin desain sendiri entah kaos ataupun jaket.
Kualitas bahan cotton combad 24s - 30s,cotton solop 24s - 40s kualitas bahan kaos atau jaket sesuai dg distro distro yg ada di Indonesia
Harga terjangkau
Kaos 70-85k(blm ongkir)
Kaos lengan panjang 90k
Jaket 150k
Kunjungi ig kami di @bluestore_clothing
Rabu, 27 Juli 2016
Bluestore clothing olshop nya anak muda bergaya
Kamis, 21 Juli 2016
Inilah 5 investor terbaik
Di antara mereka yang bekerja keras, terdapat beberapa profesional yang sukses dalam pekerjaannya. Mereka tidak hanya bekerja, melainkan juga mengatur strategi. Dalam hal ini, adalah seorang investor.
Seorang investor terbaik mengerti bagaimana caranya membangun keberuntungan dan melipat gandakan uang mereka. Kekayaan yang mereka miliki tidak serta merta muncul, melainkan hasil pemikiran yang panjang dan matang pula.
Melansir dari money.usnews.com, berikut adalah ulasan mengenai lima investor terbaik di dunia seperti ditulis Jumat (22/7/2016):
1. David Swensen
Sebagai Chief Investment Officer di Yale University, David Swensen menjadi tokoh keuangan dengan rekam jejak baik. Swensen mengambil alih dana sokongan Yale pada pertengahan 1980. 30 tahun berikutnya, Yale memulangkan 13,9 persen per tahunnya, memecah rekor 4 persen per tahun.
Dia berhasil dalam menjalankan teori portofolio modern, yang berfokus pada paparan diversifikasi untuk pengembalian tinggi aset kelas. Kesuksesan tersebut dimuat dalam bukunya, Pioneering Portofolio Management.
2. Peter Lynch
Tidak hanya sukses dalam pengembalian dana di Fidelity’s Magellan Fund, dia juga menulis dua buku mengenai investasi berjudul One Up on Wall Street dan Beating the Street.
Kewenangan tersebut didapatkan berkat 13 tahun masa jabatannya di Magellan. Dana yang dihasilkan Lynch tumbuh hingga 29,2 persen per tahun.
Investor terbaik meraih kekayaan dengan atur strategi.
3. Carl Icahn
Carl Icahn sudah menjadi simbol Wall Street sejak 1980an. Baru-baru ini, Icahn menghasilkan keuntungan miliaran pada Netflix dan Apple. Hal tersebut membantu perusahaan investasinya, Icahn Enterprises. Perusahaan investasi itu mendapatkan imbal hasil 14,6 persen per tahun selama 15 tahun terakhir.
4. John Templeton
John Templeton mempelopori penggunaan reksa dana diversifikasi dan memiliki hasil yang mengesankan dan konsisten lebih dari 60 tahun. Saat pasar tertekan pada 1939, dia meminjam US$ 10.000 (Rp 132 juta) dan membeli 100 saham dari setiap saham di bawah US$ 1 di Bursa Efek New York.
Semua kecuali empat saham membuahkan hasil, dan empat tahun kemudian, dia menjual mereka lebih dari US$ 40.000 (Rp 529 juta). (estimasi kurs Rp 13.235 per dolar AS).
5. Jerry Buss
Jerry Buss meraih kekayaannya dari nol, dan dia tidak menggunakan pasar saham. Saat kecil, Buss bekerja sebagai pengelap sepatu dan menggali parit.
Ketika kuliah, dia bersama 4 investor lain melepas US$ 6.000 (Rp 79 juta) dan meminjam US$ 100.000 (Rp 1 miliar) untuk membeli 14 unit apartemen pada 1959 yang nilainya berubah menjadi US$ 350 juta (Rp 4632 miliar) 18 tahun kemudian.
Buss selanjutnya membeli NBA’s Los Angeles Lakers, NHL’s Los Angeles Kings, Forum, dan properti lainnya seharga US$ 67,5 juta (Rp 893 miliar) pada tahun 1979. Buss meninggal tahun 2013. (Shabrina Aulia Rahmah/Ndw/Ahm)
Bursa Korsel kembali melemah
Bursa Korea Selatan kembali melemah di hari ketiga pada akhir perdagangan Kamis (21/7/2016).
Berdasarkan data Bloomberg, indeks Kospi ditutup melemah 0,16% atau 3,24 poin ke level 2.012,22.
Setelah dibuka naik 0,19% atau 3,9 poin ke level 2.019,36, indeks berbalik melemah dan konsiten bergerak di zona merah sejak pukul 09.12 WIB.
Sepanjang hari ini, indeks bergerak pada rentang 2.007,59-2.020,55.
Dari 764 saham yang diperdagangkan, sebanyak 324 saham menguat, 367 saham melemah, dan 73 saham stagnan.
Sementara itu, nilai tukar won Korea Selatan terpantau menguat 0,43% atau 4,88 poin ke level 1.135,99.
Menikah jadi kaya???
Menikah jadi kaya ? Siapa sih yang tidak mau... Ternyata, itu bukan isapan jempol semata. Menikah bisa membuat hidup jadi lebih makmur.
Masa iya dengan menikah jadi kaya ? Biaya hidup berdua khan lebih besar ? Mungkin seperti itulah yang ada dipikiran sebagian orang. Tapi kalau kamu tidak percaya, coba deh cek tagihan pajak. Beban pajak mereka yang menikah pasti lebih kecil daripada yang masih jomblo! Baca Juga : Menikah Muda, Bocah di Yaman Ini Meninggal Saat Malam Pertama
Keuntungan lainnya adalah bila menikah akan lebih mudah untuk mendapatkan kredit. Menikah bisa membuat pengurusan kredit jadi lebih mudah karena ada jaminan keluarga lewat persetujuan pasangan.
Tapi yang jadi pertanyaan, bagaimana tipsnya supaya menikah jadi kaya? Cek dulu cara mengelola keuangan pasangan di bawah ini seperti yang dirangkum oleh Riau24.com.
1.Diskusikan prioritas finansial bersama pasangan
Urusan keuangan dalam menikah pada dasarnya adalah untuk menyatukan dua individu yang berbeda. Banyak permasalahan yang bisa ditimbulkan dari uang. Maka, disinilah dibutuhkan kompromi untuk mendiskusikan terkait prioritas keuangan apa saja yang harus diterapkan dalam rumah tangga. Misalnya memprioritaskan pembelian rumah ketimbang mencicil kendaraan. Termasuk juga kapan mulai mempersiapkan keuangan untuk buah hati.
2. Tunjuk menteri keuangan keluarga
Buat kesepakatan siapa yang menjadi menteri keuangan keluarga. Peran menteri keuangan dalam sebuah pernikahan sangat menentukan terhadap kesehatan keuangan keluarga. Karena di tangan dialah masuk dan keluarnya duit ditentukan.
Dengan menerapkan sistem satu pintu dalam keuangan maka memudahkan pengaturan arus uang keluar dan masuk.
3. Besaran pengeluaran living cost
Bicarakan bersama pasangan untuk menentukan limit pengeluaran living cost atau pengeluaran rutin selama sebulan. Untuk menentukan angkanya, mungkin bisa eksperimen dulu selama tiga bulan. Hitung semua pengeluaran rutin seperti tagihan listrik, belanja bulanan, transportasi, dan rekreasi. Kemudian bandingan pengeluaran selama tiga bulan itu agar mendapatkan angka yang pas.
4. Batas atas pengeluaran uang
Tetapkanlah batas atas yang bisa ditolerir dalam pengeluaran tiap bulan. Jadi misalnya batas atas belanja bulanan Rp 1,5 juta, batas atas biaya transportasi Rp 500 ribu, dan seterusnya. Bila sudah lewat batas atas, itu menjadi alarm untuk evaluasi. Apakah memang kebutuhan naik atau terjadi pemborosan.
5. Pos tabungan sebagai pengeluaran wajib
Paksakan diri untuk menabung. Usahakan nilai uang yang ditabung tetap sama dengan cara memotong di awal. Masukan pos tabungan sebagai pengeluaran wajib. Tujuannya agar tak lagi menunda-nunda menabung.
6. Catat semua pengeluaran dan pemasukan
Ada cara mudah mencatat pengeluaran tanpa harus menulis satu per satu. Gunakan transaksi lewat kartu kredit atau kartu debit. Tinggal print saja tiap bulan karena semua transaksi yang dilakukan otomatis tercatat di situ.
7. Kelola aset
Ketika menikah, maka aset menjadi milik berdua. Ada baiknya bicarakan juga soal monetisasi aset agar mendapat tambahan pendapatan. Misalnya menyewakan kendaraan yang sudah dimiliki, menyewakan tanah atau rumah dan sebagainya.
8. Asuransi/dana darurat
Ketika sudah berkeluarga, berarti perlu memikirkan asuransi jiwa atau asuransi lainnya. Asuransi pada prinsipnya adalah mengalihkan risiko finansial bila terjadi musibah yang tak diinginkan. Bila kurang nyaman dengan asuransi, mungkin bisa memikirkan dana darurat. Fungsinya sebagai antisipasi jika ada hal-hal yang tiba-tiba terjadi menuntut dana yang cukup besar.
Itulah poin-poin yang bisa membantu mengatur keuangan lebih baik seusai menikah. Semoga dengan langkah-langkah tersebut keinginan untuk menikah jadi kaya bisa tercapai.
Bank buku ll bisa tampung dana tax amnesty,ini reaksi Bank syariah
Bank buku ll bisa tampung dana tax amnesty,ini reaksi Bank syariah
Dream - Pemerintah memang telah menetapkan belasan bank untuk menjadi bank penampung dana tax amnesty (bank persepsi). Pemerintah juga membuka peluang bank umum kelompok usaha (BUKU) II menjadi bank persepsi.
Salah satu bank syariah, PT BRISyariah tak berminat mengambil kesempatan ini.
Corporate Secretary BRISyariah, Indriati Tri Handayani, mengatakan salah satu syarat bank BUKU II untuk menjadi bank persepsi adalah bank tersebut harus menyetor modal agar naik tingkat menjadi bank BUKU III.
"Dapat kami sampaikan bahwa syarat BUKU II untuk bisa menjadi bank persepsi adalah setor modal sehingga menjadi BUKU III," kata Indriati ketika dihubungi Dream, ditulis Kamis 21 Juli 2016.
Jika anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) ini ingin menjadi bank persepsi, Indriati mengatakan bank ini harus menyetorkan dana Rp2,7 triliun untuk menjadi bank BUKU III. Sekadar informasi, bank BUKU III adalah bank umum yang memiliki modal inti sebesar Rp5 triliun-Rp30 triliun.
"BRISyariah tidak mengajukan diri untuk menjadi bank persepsi," kata dia.
Sekadar informasi, pemerintah membuka kesempatan bank BUKU II menjadi bank persepsi. "Bank BUKU II pun masih bisa naik kalau dia nambah modal dan OJK confirm bahwa dia adalah bank BUKU III," kata Menteri Keuangan, Bambang P. S. Brodjonegoro, di Jakarta, Selasa 19 Juli 2016.
4 Kiat Sukses Agar Bisnis Cepat Kaya
Apakah saat ini Anda ingin mengetahui kiat sukses untuk usaha bisnis? Tentu Anda ingin usaha bisnis cepat kaya dan berhasil. Praktikkan kia...